Mengatasi Zimbra Mailbox Stopped: mysql.server is not running

Saat melakukan maintenance atau troubleshooting pada Zimbra Collaboration, terkadang administrator menemukan kondisi di mana service Mailbox tidak dapat dijalankan dan beberapa web service Zimbra ikut berhenti. Salah satu penyebab yang cukup sering terjadi adalah permission file konfigurasi my.cnf yang berubah menjadi world-writable (777) sehingga diabaikan oleh MariaDB.

Saat melakukan pengecekan status service Zimbra pada CLI dengan perintah:

$ zmcontrol status

Terdapat informasi adanya error mysql.server tidak dapat berjalan:

        amavis                  Running
        antispam                Running
        antivirus               Running
        ldap                    Running
        logger                  Running
        mailbox                 Stopped
                mysql.server is not running.
        memcached               Running
        mta                     Running
        opendkim                Running
        proxy                   Running
        service webapp          Stopped
                mysql.server is not running.
        snmp                    Running
        spell                   Running
        stats                   Stopped
        zimbra webapp           Stopped
                mysql.server is not running.
        zimbraAdmin webapp      Stopped
                mysql.server is not running.
        zimlet webapp           Stopped
                mysql.server is not running.
        zmconfigd               Running

Ketika mencoba menjalankan service database mysql menggunakan perintah berikut mysql.server start terdapat error seperti berikut:

$ mysql.server start
Starting mysqld...Warning: World-writable config file '/opt/zimbra/conf/my.cnf' is ignored
Warning: World-writable config file '/opt/zimbra/conf/my.cnf' is ignored
Warning: World-writable config file '/opt/zimbra/conf/my.cnf' is ignored
Warning: World-writable config file '/opt/zimbra/conf/my.cnf' is ignored
Warning: World-writable config file '/opt/zimbra/conf/my.cnf' is ignored
Warning: World-writable config file '/opt/zimbra/conf/my.cnf' is ignored

Error tersebut menunjukkan bahwa pada file konfigurasi my.cnf memiliki permission yang terlalu terbuka, sehingga error tersebut menyebabkan dianggap tidak aman oleh MariaDB.

Lakukan pengecekan permission file tersebut apakah memang ada kesalahan, dengan perintah berikut:

# ls -l /opt/zimbra/conf/my.cnf

Apabila output mengeluarkan hasil seperti berikut, artinya file konfigurasi my.cnf memiliki permission 777 dan akan diabaikan saat akan menjalankan database mysql.

-rwxrwxrwx 1 zimbra zimbra ... my.cnf

Langkah Perbaikan

Sebelum menerapkan perubahan konfigurasi pada file tersebut, pastikan anda sudah mendapat akses ke root agar memiliki full akses dan tidak ada kendala saat melakukan proses perubahan.

Langkah 1: Perbaiki permission file

Masuk sebagai user root, jalankan perintah berikut untuk mengubah permission file my.cnf.

# chmod 640 /opt/zimbra/conf/my.cnf
# chown zimbra:zimbra /opt/zimbra/conf/my.cnf

Lakukan verifikasi kembali untuk memastikan apakah berhasil menerapkan perubahan.

# ls -l /opt/zimbra/conf/my.cnf

Pastikan permission menjadi seperti berikut:

-rw-r----- 1 zimbra zimbra ... my.cnf

Langkah 2: Sebagai user Zimbra jalankan kembali database mysql MariaDB

Masuk sebagai user Zimbra.

# su - zimbra

Jalankan perintah berikut:

$ mysql.server start

Pastikan Database MariaDB telah running dan semua service Zimbra running, dengan perintah:

$ mysql.server status
mysql is running with pid 51202

$ zmcontrol status
Host mail.zimbratwo.com
        amavis                  Running
        antispam                Running
        antivirus               Running
        ldap                    Running
        logger                  Running
        mailbox                 Running
        memcached               Running
        mta                     Running
        opendkim                Running
        proxy                   Running
        service webapp          Running
        snmp                    Running
        spell                   Running
        stats                   Running
        zimbra webapp           Running
        zimbraAdmin webapp      Running
        zimlet webapp           Running
        zmconfigd               Running

Apabila semua service Zimbra dan MariaDB berhasil running, artinya proses troubleshooting yang kita lakukan telah berhasil. Server Zimbra saat ini normal kembali dan dapat diakses.

ANALISIS PENYEBAB

Permission file konfigurasi dapat berubah karena beberapa faktor, di antaranya:

  • Melakukan perubahan permission secara manual menggunakan perintah chmod.
  • Menjalankan perintah chmod -R pada direktori /opt/zimbra.
  • Proses restore atau migrasi server yang mengubah permission file.
  • Kesalahan saat melakukan penyalinan file konfigurasi dari server lain.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk selalu melakukan pengecekan permission setelah proses migrasi maupun restore sistem.

KESIMPULAN

Permission file konfigurasi merupakan salah satu aspek penting dalam keamanan sistem Linux maupun aplikasi Zimbra. Apabila file /opt/zimbra/conf/my.cnf memiliki permission 777 (world-writable), MariaDB akan mengabaikan file konfigurasi tersebut sehingga service Mailbox dan beberapa service web Zimbra tidak dapat dijalankan.

Dengan mengembalikan permission menjadi 640 serta memastikan owner file adalah zimbra:zimbra, service database dapat kembali berjalan normal dan seluruh service Zimbra akan aktif kembali.

Penerapan permission yang sesuai juga dapat mencegah terjadinya gangguan serupa pada proses maintenance maupun migrasi server di kemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *